Your search: Panduan warisan budaya

Panduan warisan budaya

beacon
4 entrys
order by:
 
 
view as:
 
 
Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram
Opening times:
Senin s.d. Kamis Pkl. 08.00-17.00 WIT Jum’at Pkl. 08.00-11.00 WIT Pkl. 14.00-18.00 WIT Sabtu Pkl. 08.00-17.00 WIT Minggu Pkl. 09.00-13.00 WIT
Town:
Mataram
Province:
Nusa Tenggara Barat
Country:
IND
Type of organisation:
Badan Kearsipan Pemerintah
Postal adress:

Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Nusa Tenggara Barat
Jl. Majapahit No. 9, Kekalik
83125 Mataram
tel: (0370) 631585
fax: (0370) 622502

Information:
Dalam rangka meningkatkan mutu layanan jasa internet kepada pemakai jasa layanan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Nusa Tenggara Barat. Maka telah dibangun 3 ( tiga ) buah ”Berugaq” untuk tempat akses internet menggunakan hotspot. Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metode konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.

Koleksi Deposit Badan Perpustakaan dan Arsip Prov. NTB pada tiga tahun yang lalu sudah mencakup kurang lebih 7289 judul meliputi : buku adat-istiadat NTB, Laporan penelitian, statistiK, buku keagamaan dan lain-lain yang menyangkut informasi tentang NTB.
 
 
 
 
 
Mataram, Kota, Mataram
Opening times:
Senin - Kamis Pukul 08.00 s./d 14.00 WITA, Jumat Pukul 08.00 s/d 11.00 WITA, Sabtu Pukul 08.00 s/d 12.00 WITA
Town:
Mataram
Province:
Nusa Tenggara Barat
Country:
IND
Type of organisation:
Badan Kearsipan Pemerintah
Postal adress:

Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Mataram
Jl. Gunung Rinjani No. 1
83125 Mataram
tel: (0370) 649245
fax: (0370) 649245

Information:
Sejarah Singkat

Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (PERSIPDA) Kota Mataram adalah salah satu organisasi lembaga teknis daerah, yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 18 Tahun 2000 yang kemudian disempurnakan dengan Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 5 Tahun 2008 yang memiliki tugas dan fungsi yakni melaksanakan pembinaan, layanan dan pengembangan perpustakaan dan kearsipan, melaksanakan penataan, pengelolaan, penyimpanan, pemeliharaan, pelestarian koleksi bahan pustaka dan arsip daerah serta mempersiapkan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengembangan bidang perpustakaan dan kearsipan.

Visi dan misi

Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Mataram memiliki visi dan misi sebagai berikut :

1. Visi,

Terwujudnya pendayagunaan perpustakaan dan arsip sebagai sumber informasi yang bermutu.

2. Misi,

a. Melestarikan bahan pustaka dan arsip yang memiliki nilai-nilai agama dan budaya daerah;

b. Menggelorakan semangat minat baca dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia;

c. Memanfaatkan dan meningkatkan koleksi bahan pustaka dan arsip daerah sebagai sumber informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi;

d. Meningkatkan profesionalisme pelayanan dan pengelolaan Perpustakaan dan Arsip;

e. Mengembangkan kerjasama koordinasi dan kemitraan.

Koleksi

Total Koleksi : 17.713 judul, 49.202 eksemplar
 
 
 
 
 
Museum Negeri Propinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram
Opening times:
Selasa - Kamis: 08:00-14:00, Jumat: 08:00-11:00, Sabtu 08:00-12:30, Minggu: 08:00-14:00
Town:
Mataram
Province:
Nusa Tenggara Barat
Country:
IND
Type of organisation:
Museum
Postal adress:

Museum Negeri Propinsi Nusa Tenggara Barat
Jalan Panji Tilar Negara No. 6
83114 Mataram
tel: 0370-632159, 637503
fax: 0370-637503

Information:
Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat dirintis pembangunannya sejak 1976/1977. Pembangunan prasarana museum berlangsung hingga tahun anggaran 1980/1981.

Kelembagaan museum ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 23 Januari 1982. Peresmiannya dilaksanakan pada 23 Januari 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef. Sejak diresmikan hingga tahun 2000, Museum Negeri Propinsi Nusa Tenggara Barat merupakan UPT (Unit Pelaksana Teknis) Direktorat Jenderal Kebudayaan. Berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 museum ini menjadi UPT Daerah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Koleksi:
Sampai dengan 2006 museum ini memiliki koleksi sebanyak 7.387 buah, berupa koleksi geologi, biologi, etnografi, arkeologi, sejarah, numismatik, heraldik, filologi, dan keramik.

Sumber: https://museumku.wordpress.com/2010/04/15/museum-negeri-provinsi-nusa-tenggara-barat/
 
 
 
 
 
Rumah Adat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mataram
Town:
Mataram
Province:
Nusa Tenggara Barat
Country:
IND
Type of organisation:
Museum
Postal adress:

Museum Dalam Loka
Jl. Dalam Loka No. 1 Seketeng Sumbawa Besar
Sumbawa

Information:
Rumah Dalam Loka merupakan desain asli rumah kediaman raja-raja Sumbawa di silam. Kuatnya pengaruh budaya Islam yang masuk di wilayah ini pada masa itu telah membuat hampir seluruh aspek adat dan kesukuan masyarakat Sumbawa larut dalam nilai-nilai syariah Islam. Hal yang sama juta berlaku pada rumah adat yang satu ini.

Rumah Dalam Loka merupakan desain asli rumah kediaman raja-raja Sumbawa di silam. Kuatnya pengaruh budaya Islam yang masuk di wilayah ini pada masa itu telah membuat hampir seluruh aspek adat dan kesukuan masyarakat Sumbawa larut dalam nilai-nilai syariah Islam.

Dalam Loka sendiri berasal dari 2 kata dalam bahasa Sumbawa, yakni “Dalam” yang berarti “Istana” dan “Loka” yang berarti “Dunia. Penamaan tersebut sesuai dan fungsi rumah adat ini yang memang digunakan untuk pusat pemerintahan dan kediaman raja-raja Sumbawa pada masa silam.

Sesuai dengan fungsi tersebut, rumah adat NTB ini memiliki desain yang cukup besar. Bangunan yang luasnya mencapai ini berdiri dengan ditopang oleh 99 tiang yang melambangkan 99 sifat Alloh (asmaul husna) dalam ajaran Islam. Tiang-tiang penyangga mampu menopang rumah yang terbagi menjadi 2 ukuran sama besar (kembar) yang bernama Bala Rea/ Graha Besar

Bagian luar rumah adat NTB ini juga tak kalah unik. Terdapat beberapa kelengkapan sebagai penghias di sini, seperti kebun istana (kaban alas), gapura (bala buko), rumah jam (bala jam), dan tempat untuk lonceng istana. Selain itu, tangga rumah yang persis terletak di bagian depan juga tak kalah menarik. Tangga ini hanya berupa susunan papan datar. Susunan tersebut sengaja dibuat agar setiap orang yang masuk harus merunduk sebagai lambang penghormatan bagi raja.

Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/10/rumah-adat-ntb-istana-dalam-loka-gambar.html