Your search: Panduan warisan budaya

Panduan warisan budaya

beacon
49 entrys
order by:
 
 
view as:
Page: 6
 
 
Museum Gunung Api Merapi, Sleman
Town:
Sleman
Province:
DI Yogyakarta
Country:
IND
Type of organisation:
Museum
Postal adress:

Museum Gunung Api Merapi
Jl. Kaliurang Km.22, Banteng, Hargobinangun, Pakem
Sleman
tel: (0274) 896 498, 868 405

Information:
Berdiri artistik dengan latar agungnya Gunung Merapi, museum 2 lantai yang diresmikan tahun 2010 silam ini menjadi salah satu tempat wisata menarik di daerah Hargobinangun, Sleman. Bentuk bangunannya unik, berbentuk trapesium dengan salah satu sisi puncaknya mengerucut membentuk segitiga. Ketika hari cerah dan Gunung Merapi tak tertutup awan, maka keduanya tampak begitu gagah.

Memasuki museum, sebuah replika sebaran awan panas dari tiga buah letusan Gunung Merapi, yakni pada tahun 1969, 1994 dan 2006 akan menyambut para pengunjung. Alat inilah yang membuat seluruh ruangan bergemuruh. Tekan saja salah satu tombolnya, maka sebaran awan panas dan aliran lava pijar akan terlihat menyerupai kejadian waktu itu. Terbayang betapa dahsyatnya gejolak gunung api ini tiap kali meletus. Ratusan rumah tertimbun material vulkanik, ribuan ternak mati dan warga harus dievakuasi. Kehidupan di sekitar Merapi tandas ditelan wedhus gembel. Peristiwa tersebut bagai rajah yang tak akan hilang dari ingatan siapa saja yang menjadi korban.

Menjelajahi ruangan lain kita akan menemukan display tipe letusan gunung api, batuan dari Gunung Merapi sejak tahun 1930, koleksi benda-benda sisa letusan tahun 2006 hingga koleksi foto-foto Gunung Merapi dari zaman ke zaman yang dipajang sedemikian rupa sehingga mudah diamati.

Puas mengamati setiap koleksi di lantai satu, saatnya menilik apa yang ada di lantai dua museum. Setidaknya ada sembilan tipe benda koleksi dan alat peraga yang tersimpan di sana, mulai dari display letusan dan erupsi Merapi, lorong peraga simulasi LCD, peraga simulasi tsunami hingga peraga simulasi gempa. Masing-masing koleksi tersebut berhasil menarik perhatian tiap pengunjung, apalagi koleksi alat peraga yang ada masih berfungsi dengan baik.

Ketika semua sisi museum telah dijelajahi, masuk ke dalam teater mini museum ini adalah pilihan yang tepat. Sembari beristirahat, pengunjung akan disuguhi sebuah film pendek berdurasi 24 menit berjudul Mahaguru Merapi.

Sumber: Yogyes.com
 
 
 
 
 
Museum H.M. Soeharto, Yogyakarta
Website:
hmsoeharto.com
Town:
Yogyakarta
Province:
DI Yogyakarta
Country:
IND
Type of organisation:
Museum
Postal adress:

Museum H.M. Soeharto
Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul
Yogyakarta
contactpersoon: Widarta

Information:
Maksud dan Tujuan Memorial Soeharto. Memorial ini dibangun oleh H. Probosutedjo, adik kandung Jenderal Besar H.M Soeharto untuk mengenang jasa dan pengabdian, serta penghargaan terhadap prestasi dan keberhasilan yang telah menghantarkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, maju dan sejahtera, agar nilai-nilai kejuangan yang terkandung didalamnya menjadi pelajaran dan sumber inspirasi bagi generasi penerus.

Memorial ini dibangun oleh H. Probosutedjo, adik kandung Jenderal Besar H.M Soeharto untuk mengenang jasa dan pengabdian, serta penghargaan terhadap prestasi dan keberhasilan yang telah menghantarkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, maju dan sejahtera, agar nilai-nilai kejuangan yang terkandung didalamnya menjadi pelajaran dan sumber inspirasi bagi generasi penerus.

Bapak Jenderal Besar H.M. Soeharto wafat Pada hari Minggu Wage, 27 Januari 2008 (18 Muharam 1429 H/18 Suro 1941) Jenderal Besar H.M. Soeharto wafat di RS Pertamina Jakarta dan sehari sesudahnya pada Hari Senin Kliwon tanggal 28 Januari 2008(19 Muharam 1429 H/19 Suro 1941) dimakamkan di pemakaman Astana Giribangun, Kabupaten Karanganyar dengan upacara kenegaraan yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
 
 
 
 
 
Museum Hamengkubuwono IX, Yogyakarta
Town:
Yogyakarta
Province:
DI Yogyakarta
Country:
IND
Type of organisation:
Museum
Postal adress:

Museum Sultan Hamengku Buwono IX
Ds. Bangsal Kencana, Kompleks Kraton
Yogyakarta

Information:
Museum ini berada di dalam kompleks Kraton Yogyakarta yang diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X tanggal 18 November 1990.

Sebagai sarana untuk mengenang seorang tokoh, Museum HB IX tidak hanya merupakan tempat menyimpan benda mati. Artefak saksi keberadaan tokoh tersebut berusaha dihidupkan dalam pameran. Benda-benda tersebut dipilih, dan dipamerkan secara berkelompok dan dengan urutan tertentu, ditambah keterangan-keterangan pada label sehingga membentuk suatu cerita yang mengagungkan sang tokoh. Hal ini masih ditambah dengan bangunan museum berarsitektur Jawa dengan berbagai ukiran keemasan khas kraton, menekankan kebesaran Sultan HB IX.

Di museum ini pengunjung dapat melihat keterlibatan Sri Sultan dalam perjuangan kemerdekaan, dalam kegiatan di kraton sebagai seorang sultan Yogyakarta, pejabat negara RI, berbagai kegiatan lain seperti Pramuka–Sultan HB IX adalah Bapak Pramuka Indonesia–, juga keseharian sebagai seorang pribadi. Terdapat meja kerja, berbagai penghargaan, pakaian, dan berbagai benda lain seperti pakaian seragam militer.

Pengunjung juga diajak mengenang bahwa sultan ini meskipun dididik di Barat, tetapi adalah seorang Jawa. Selembar prasasti marmer di ruang utama museum memuat kalimat terkenal dalam pidato penobatan sultan pada tanggal 18 Maret 1940. “Al heb ik een uitgesproken westerse opvoeding gehad, toch ben en blijf ik in de allereerste plaats Javaan”, “Walaupun saya telah mengenyam pendidikan Barat yang sebenarnya, namun pertama-tama saya adalah dan tetap adalah orang Jawa”.

Benda-benda /peralatan, foto-foto dan tanda jasa serta barang yang ditampilkan dalam museum ini khusus miik maupun yang diterima almarhum Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Jam buka bersamaan dengan Kraton Yogyakarta.
 
 
 
 
 
Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Yogyakarta
Opening times:
Senin-Jumat, Pukul 08.30 s.d. 15.00 WIB
Harus memiliki surat ijin kunjungan yang bisa diajukan 4 hari sebelum kunjungan.
Town:
Yogyakarta
Province:
DI Yogyakarta
Country:
IND
Type of organisation:
Museum
Postal adress:

Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung
Jalan Ahmad Yani, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta
55122 Yogyakarta
tel: (0274) 512005

Information:
Bangunan utama gedung di bangun Mei 1824 atas prakarsa Anthony Hendriks Smissaerat dengan Arsitek A. Payen. Bangunan utama tersebut adalah Gedung utama, Wisma Negara, Wisma Indraphrasta, Wisma Sawojajar, Wisma Bumiratewu, dan Wisma Saptapratala. Gedung Utama disebut dengan Ruang Garuda berfungsi sebagai ruangan resmi untuk menyambut tamu Negara atau tamu agung lainnya.

Gedung Agung secara resmi diputuskan menjadi Istana Presiden Republik Indonesia pada 1972, dan dipergunakan sebagai tempat penginapan Presiden dan para tamu negara di Yogyakarta. Sebelumnya, pengelolaan dan perawatan Gedung Agung sejak 1954 ditangani oleh Kepatihan Danurejan. Sejak 1972, Gedung Agung mengalami renovasi agar layak bagi kepala negara dan kepala pemerintahan.

Awalnya Museum Istana Kepresidenan merupakan bangunan milik Departemen Penerangan bangunan yang berada di selatan tersebut adalah Museum Senisono. Pada tanggal 20 September 1995 Kompleks Senisono di bongkar dengan Corak arsitektur gedung utama untuk arsitektur gedungagung untuk menciptakan kesan serasi. Pemugaran ini memakan waktu tiga tahun yang kahirnya diresmikan oleh Presiden Bj Habibie. Pada tahun 2009 museum ini diisi limpahan dari Gedung Bina Graha Jakarta.
 
 
 
Page: 6